Keanekaragaman Hayati
PT Pertamina Patra Niaga
Refinery Unit Plaju

Indonesia sebagai negara tropis dan kepulauan, menyimpan berbagai keanekaragaman flora dan fauna yang keberadaanya sangat esensial bagi bumi. Salah satu pulau terbesar di Indonesia, Pulau Sumatera memiliki banyak flora dan fauna endemik yang tidak dimiliki di tempat manapun. Karakter pulau Sumatera dengan hutan lebat dan sungai-sungai besar yang membentang sepanjang pulau membuat habitat bagi kehidupan flora fauna didalamnya banyak dan beranekaragam. Penting adanya peran manusia dalam menjaga ekosistem yang sehat dan kelangsungan hidup berbagai flora dan fauna tersebut. Hal tersebut juga ditemui di Sumatera Selatan, beberapa hewan endemik Sumatera Selatan yang dilindungi seperti Ikan Belida memiliki status konseravasi  yang tinggi. ikan Belida Chitala lopis termasuk kategori punah(extinct) namun keberadaannya masih dapat ditemui, spesies tersebut termasuk didalam daftar Peraturan Menteri Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 sebagai hewan yang dilindungi.

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju terdiri dari Kilang Plaju didirikan tahun 1904, dan Kilang Sungai Gerong didirikan tahun 1926 mengolah minyak mentah menjadi produk Bahan Bakar Minyak (BBM), Non BBM, dan Petrokimia. Aktifitas industri yang padat memberikan dampak lingkungan dan sosial bagi wilayah sekitar, sehingga wajib adanya hubungan timbal balik yang menguntungkan untuk diberikan melalui berbagai program-progam seperti program konservasi dan penghijauan. Selain itu dengan program keanekaragaman hayati dan lingkungan, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju dapat banyak membantu usaha konservasi bagi kelangsungan hidup flora dan fauna yang ada di wilayah konservasinya.

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju yang berlokasi di Sumatera Selatan berkomitmen untuk memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar. Hal ini diwujudkan dengan program-program keanekaragaman hayati yang dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju dan berkerja sama dengan berbagai pihak terkait yang ahli dalam bidangnya seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan lainnya. Beberapa program tersebut diantaranya adalah budidaya ikan Belida, penanaman pohon atau penghijauan pada wilayah Komplek Pertamina dan Kilang.