Penghijauan
(PEMBUDIDAYAAN Pohon)

Penanaman dan pembudidayaan pohon merupakan bagian dari upaya pengelolaan lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju dalam mengembangkan kawasan hijau yang berfungsi mendukung keseimbangan ekosistem dan pelestarian keanekaragaman hayati. Kawasan vegetasi di sekitar wilayah operasional perusahaan telah berkembang secara bertahap sejak puluhan tahun berdirinya perusahaan. Keberadaan pepohonan tersebut membentuk kawasan hijau yang tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga menyediakan habitat dan sumber daya pendukung bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Program penghijauan dilaksanakan pada sejumlah kawasan yang meliputi Kilang Pertamina RU III Plaju, Kompleks Pertamina Plaju, Kompleks Pertamina Sungai Gerong, dan Bagus Kuning Golf, Sumatera Selatan. Secara keseluruhan, kawasan dalam cakupan program penghijauan memiliki luas sekitar 601,5 hektare, yang mencakup berbagai area dengan karakteristik dan fungsi lingkungan yang berbeda. Pengelolaan vegetasi pada kawasan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mempertahankan keberadaan ruang hijau sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem di sekitar wilayah operasional.

Keberadaan kawasan penghijauan juga memiliki nilai penting dalam mendukung konservasi flora. Berdasarkan referensi status konservasi International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List, sejumlah jenis pohon yang terdapat di kawasan Plaju, Sungai Gerong, dan Bagus Kuning perlu mendapatkan perhatian dalam pengelolaannya. Beberapa jenis tercatat memiliki status konservasi Vulnerable (VU) atau rentan, antara lain cemara Norfolk, Picea sp., Pinus merkusii, dan mahoni daun besar. Selain itu, terdapat jenis pohon nasi-nasi yang dalam data inventarisasi program tercatat memiliki status Endangered (EN) atau terancam. Keberadaan jenis-jenis tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam upaya pemeliharaan vegetasi dan pemantauan kondisi keanekaragaman hayati di kawasan perusahaan.

Dalam perkembangannya, pengelolaan kawasan penghijauan dilakukan melalui tahapan penataan dan reklamasi area, pengembangan vegetasi menggunakan Legume Cover Crop (LCC), penanaman tanaman pionir, serta penyisipan bibit pada tahap awal pembentukan kawasan. Seiring dengan pertumbuhan vegetasi, kawasan yang sebelumnya dikembangkan melalui kegiatan penanaman mulai membentuk tutupan hijau yang lebih berkembang dan menyediakan kondisi lingkungan yang mendukung keberadaan berbagai jenis fauna.

Saat ini, program telah memasuki tahap pemeliharaan dan perawatan kawasan. Kegiatan tidak lagi berfokus pada penanaman maupun penyisipan bibit secara rutin, melainkan diarahkan pada pemeliharaan vegetasi yang telah tumbuh, pengawasan kondisi kawasan, serta pemantauan perkembangan flora dan fauna. Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan kawasan hijau yang telah terbentuk sekaligus memastikan perkembangan kondisi lingkungan dapat dievaluasi secara berkala.

Monitoring keanekaragaman hayati dilakukan pada beberapa lokasi yang menjadi bagian dari kawasan penghijauan, yaitu Kilang Pertamina RU III Plaju, Kompleks Pertamina Plaju, Kompleks Pertamina Sungai Gerong, dan Bagus Kuning Golf. Pengambilan data mencakup inventarisasi flora dan fauna untuk mengetahui perubahan komposisi jenis, jumlah individu, serta perkembangan keanekaragaman hayati dari waktu ke waktu. Hasil monitoring selama empat tahun terakhir menjadi dasar evaluasi terhadap kondisi kawasan, perkembangan vegetasi, dan keberadaan fauna yang memanfaatkan habitat tersebut.

Melalui program ini, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju berupaya menjaga keberlanjutan kawasan hijau yang telah berkembang selama puluhan tahun melalui pengelolaan vegetasi dan pemantauan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. Dengan demikian, keberhasilan program tidak hanya ditunjukkan melalui kegiatan penanaman pohon, tetapi juga melalui upaya mempertahankan tutupan vegetasi, menjaga keberadaan jenis-jenis flora, serta mendukung fungsi ekologis kawasan sebagai habitat bagi berbagai jenis fauna di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Hasil monitoring flora dan fauna selama empat tahun terakhir selanjutnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan kondisi keanekaragaman hayati pada kawasan penghijauan serta menjadi bahan evaluasi bagi keberlanjutan pengelolaan lingkungan perusahaan.

Lokasi Program

Penanaman Pohon di Wilayah Plaju
Penanaman Pohon di Wilayah Sungai Gerong
Penanaman Pohon di Komplek Pertamina Bagus Kuning

Tabel Status & Indeks Kehati
Penghijauan (Penanaman Pohon)

Galeri Program